Oleh: M.I. Rini Agustin
Wadir Pendidikan Perkumpulan Strada
Pengalaman seminggu belajar di salah satu SMK Teknik di Surakarta memberikan kesadaran bahwa SMK Teknik perlu dikelola dengan cara yang sesuai. Pencapaian kompetensi murid diperoleh melalui praktik yang terarah. Bukan hanya sekedar praktik, tetapi praktik yang diarahkan pada pencapaian kompetensi. Bagaimana hal tersebut dapat dilakukan di SMK Teknik?

Pemetaan kompetensi dilakukan dengan melihat capaian pembelajaran dari mata pelajaran khususnya mata pelajaran yang mengarah pada kompetensi keahlian. Selanjutnya bersama dengan tim guru merancang pembelajaran dengan memperhatikan ketersediaan guru dan sarana prasarana yang ada. Tim guru bersama wakil kepala sekolah menentukan kompetensi yang akan diajarkan dengan praktik atau teori. Setelah pengaturan dilakukan, tim guru merancang pembelajaran dengan jadwal blok. Jadwal blok sangat membantu untuk mencapai kompetensi. Jadwal blok dirancang dengan memperhatikan pencapaian kompetensi setiap murid. Setiap murid harus dipastikan mencapai kompetensi yang telah ditentukan. Selain jadwal blok, diperlukan job sheet. Job sheet akan membantu bagaimana praktik dilaksanakan untuk mencapai kompetensi. Job sheet dirancang tim guru di awal tahun ajaran. Sebelum job sheet diimplementasikan tim guru perlu melakukan simulasi, sehingga murid dapat menggunakannya dengan baik dan guru dapat mendampingi murid dengan efektif. Job sheet memuat capaian kompetensi, tujuan pembelajaran, langkah langkah, dan penilaian.

Melalui pembelajaran praktik yang dilakukan, akan menghasilkan output sesuai dengan kompetensi yang hendak dicapai. Sebagai contoh pada SMK Teknik Mekatronika dengan capaian kompetensi Sistem Kontroling Berbasis IOT murid melaksanakan pembelajaran praktik dengan job sheet yang disiapkan guru. Output yang dihasilkan diantaranya adalah alat kendali atau monitoring jarak jauh. Dengan perencanaan, pengaturan, dan pendampingan yang baik, output yang dihasilkan sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Pendampingan kepada murid juga merupakan kunci dari pencapaian kompetensi. Murid mengenal budaya kerja dalam pembelajaran praktik, budaya 5R dan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) harus dilaksanakan di tempat praktik. Menarik belajar di SMK Teknik, karena budaya kerja menjadi dasar dalam pelaksanaan pembelajaran.
Pembelajaran praktik menjadi sarana utama dalam pencapaian kompetensi murid. Melalui praktik yang terencana, penggunaan job sheet, pendampingan guru, serta dukungan sarana prasarana yang memadai, murid diharapkan mampu mencapai kompetensi secara optimal. Pada akhirnya diharapkan lulusan SMK tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
