Penulis : Heribertus Bakti Dwi Antoro
Pengawas Jenjang PAUD-SD Cabang JPBS

Belajar, berlatih, dan berbagi. Tiga hal inilah yang menjadi semangat para guru jenjang sekolah dasar Perkumpulan Strada dalam mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) Cerdas Matematika pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan Workshop Transformasi Profesional dari Guru Menjadi Trainer.

Menjadi seorang trainer tentu bukan sekadar mampu menyampaikan materi. Seorang trainer juga perlu memiliki rasa percaya diri, kemauan untuk terus belajar, serta semangat untuk berbagi dengan orang lain. Inilah yang menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ToT Cerdas Matematika.

Kegiatan ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjadi fasilitator dalam bidang matematika di unit sekolah masing-masing. Para guru diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada rekan-rekan guru lainnya.

Sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan merupakan proses menuntun dan mengembangkan potensi manusia, guru memiliki peran penting dalam menciptakan proses belajar yang terus berkembang. Guru pun perlu terus belajar agar dapat memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik kepada murid.

Memulai dari Data dan Tantangan Numerasi

Kegiatan diawali dengan pemaparan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), khususnya dalam bidang numerasi, oleh Ibu Maria Imakulata Rini Agustin selaku Wakil Direktur Bidang Pendidikan Perkumpulan Strada. Dalam pemaparannya, Ibu Rini menyampaikan bahwa hasil numerasi TKA tahun 2025 pada jenjang sekolah dasar masih berada di bawah target yang diharapkan. Data tersebut menjadi salah satu dasar penting untuk melihat tantangan yang perlu dihadapi bersama.

Matematika dan numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghitung. Kemampuan numerasi juga dibutuhkan murid dalam memahami informasi, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, peningkatan kemampuan numerasi perlu dilakukan secara bersama-sama. Salah satunya melalui peningkatan kompetensi guru.

Perkumpulan Strada sebagai penyedia layanan pendidikan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi murid. Salah satu caranya adalah dengan terus mengembangkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru.

Memulai Perubahan dari Diri Sendiri

Setelah pemaparan mengenai tantangan numerasi, para peserta mendapatkan materi pengembangan diri dan keterampilan menjadi trainer yang disampaikan oleh Bapak Hendro Hassen dari Mentari Group.

Dalam sesi ini, Bapak Hendro mengajak para guru untuk memahami bahwa perubahan yang baik perlu dimulai dari dalam diri sendiri. Seorang trainer tidak hanya perlu menguasai materi, tetapi juga perlu mengenal dirinya, memahami cara berpikirnya, serta menyadari perilaku yang ditunjukkannya.

Materi yang disampaikan mencakup empat hal penting, yaitu Self Awareness, The Mindset Shift, The Identity Shift, dan Behavior Shift.

Melalui materi Self Awareness, para peserta diajak untuk lebih mengenal diri sendiri. Kesadaran terhadap kekuatan, kelemahan, kebiasaan, serta cara berkomunikasi menjadi langkah awal bagi seseorang untuk berkembang.

Seorang guru yang mengenal dirinya dengan baik akan lebih mudah memahami orang lain. Dalam konteks menjadi trainer, kesadaran diri juga membantu seseorang untuk tampil lebih percaya diri dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan peserta pelatihan.

Selanjutnya, para peserta diajak memahami pentingnya The Mindset Shift atau perubahan pola pikir. Perubahan tidak akan terjadi jika seseorang masih terjebak dalam cara berpikir yang sama.

Guru dan trainer perlu memiliki pola pikir yang terbuka terhadap pembelajaran baru. Tantangan tidak selalu dipandang sebagai hambatan, tetapi dapat menjadi kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Materi berikutnya adalah The Identity Shift atau perubahan identitas diri. Para peserta diajak untuk melihat diri bukan hanya sebagai guru yang mengajar, tetapi juga sebagai pembelajar, fasilitator, dan pribadi yang mampu memberikan pengaruh positif kepada orang lain.

Perubahan cara melihat diri ini penting karena keyakinan seseorang terhadap dirinya dapat memengaruhi cara ia bertindak. Ketika seorang guru mulai melihat dirinya sebagai pribadi yang mampu berbagi dan menginspirasi, keberanian untuk tampil dan berkomunikasi pun dapat tumbuh.

Perubahan pola pikir dan cara melihat diri pada akhirnya perlu diwujudkan melalui Behavior Shift atau perubahan perilaku. Pengetahuan akan menjadi lebih bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan nyata.

Seorang trainer perlu berani mencoba, berani berbicara, mau mendengarkan, terbuka terhadap masukan, dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan peserta. Perubahan perilaku inilah yang menjadi bukti bahwa proses belajar benar-benar terjadi.

Belajar dari Trainer yang Berpengalaman

Kegiatan Training of Trainers Cerdas Matematika ini mendapat dukungan dari Mentari Group sebagai mitra Perkumpulan Strada dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dengan gaya yang penuh energi dan suasana yang menyenangkan, Bapak Hendro mengajak para peserta untuk berani berbicara, aktif berpartisipasi, dan percaya diri dalam menyampaikan gagasan.

Suasana pelatihan pun berlangsung dinamis. Para guru tidak hanya duduk dan mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas yang mendorong mereka untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan belajar dari pengalaman.

Empat materi yang disampaikan menjadi sebuah rangkaian yang saling berkaitan. Perubahan dimulai dari kesadaran diri, dilanjutkan dengan perubahan pola pikir, perubahan cara melihat diri, dan kemudian diwujudkan melalui perubahan perilaku.

Semangat berbagi menjadi salah satu hal penting dalam kegiatan ini. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada peserta ToT saja, tetapi dapat diteruskan kepada guru-guru lain di unit sekolah masing-masing.

Dari Guru untuk Guru, dari Guru untuk Murid

Training of Trainers Cerdas Matematika menjadi salah satu langkah nyata Perkumpulan Strada dalam mewujudkan Misi Perkumpulan Strada yang ketiga, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan hanya dalam satu kegiatan. Dibutuhkan proses yang berkelanjutan, kemauan untuk terus belajar, serta kerja sama dari berbagai pihak.

Melalui kegiatan ini, para guru diajak untuk menjadi pribadi pembelajar yang tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga siap membagikan ilmu kepada orang lain.

Pada akhirnya, peningkatan kompetensi guru diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi murid. Pembelajaran matematika diharapkan menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan mampu membantu murid mengembangkan kemampuan berpikir serta memecahkan masalah.

Dari guru yang terus belajar, lahirlah pembelajaran yang terus berkembang. Dari pembelajaran yang berkualitas, tumbuh murid yang semakin siap menghadapi tantangan.

Training of Trainers Cerdas Matematika menjadi sebuah langkah penting untuk terus bergerak bersama: menyadari diri, mengubah pola pikir, membangun identitas positif, dan mewujudkan perubahan melalui tindakan nyata.

Pada akhirnya, semua proses tersebut bermuara pada satu tujuan, yaitu belajar bersama, berbagi bersama, dan bersama-sama meningkatkan mutu layanan pendidikan Perkumpulan Strada.

Für österreichische Glücksspielfreunde, die 2026 nach einer seriösen Online-Spielbank mit EU-Lizenz, schnellen Auszahlungen und einem vielseitigen Spielportfolio suchen, ist das Casea Casino Österreich mit seinem deutschsprachigen Support und regelmäßigen Aktionen einen genaueren Blick wert.